Kamis, 11 Juni 2009

Buaya Muara


Buaya Muara



Buaya muara (Crocodylus porosus) dikenal sebagai komunitas buaya terbesar di dunia. Perbedaan buaya ini dengan jenis lainnya adalah sisik belakang kepalanya yang kecil atau tidak ada, sisik dorsalnya bertunas pendek berjumlah 16 - 17 baris dari depan dan ke belakang biasanya 6 - 8 baris. Buaya muara memiliki ukuran yang lebih besar dibanding buaya air tawar yaitu pada rahang atas dan bawah serta ukuran gigi. Mereka memiliki warna yang bervariasi dari warna abu-abu hingga hijau tua terutama pada buaya dewasa, sedangkan buaya muda berwarna lebih kehijauan dengan bercak hitam dan belang pada ekornya.

Pejantan dapat tumbuh hingga 7 meter (23 kaki), namun sebagian besar adalah kurang dari 5 meter. Betina biasanya memiliki panjang kurang dari 4 meter dan dapat mulai bertelur dan membuat sarang sekitar 12 tahun. Maksimum jangka hidup tidak diketahui namun diperkirakan bahwa mereka dapat hidup setidaknya 70 sampai 100 tahun. Buaya jenis ini menempati habitat muara sungai, kadang dijumpai di laut lepas.

Makanan utamanya adalah ikan walaupun dapat menyerang manusia dan babi hutan yang mendekati sungai untuk minum. Persebaran buaya ini hampir di seluruh perairan Indonesia.
Buaya muara berkembang biak pada musim hujan (bulan Nov-Mar) dan membangun sarang yang sebagian besar dari tumbuh-tumbuhan dan gundukan tanah. Sarang biasanya terletak di rerumputan atau pinggir hutan di sepanjang sungai atau rawa air tawar. Di dalam sarang, tersimpan sekitar 5o telur dan inkubasi berlangsung antara 65 - 110 hari- Buaya betina biasanya yang menjaga sarang dengan seksama dan karenanya buaya tersebut menyembunyikan dalam kubangan terdekat. Suhu inkubasi menentukan jenis kelamin dari telur buaya yang ditetaskan,pada suhu sangat tinggi atau suhu rendah akan memproduksi buaya betina, dan suhu dari 31 - 32 derajat celciusakan menghasilkan buaya jantan. Dari telur - telur yang disimpan hanya sekitar 25% saja yang akan menetas.

sumber : Warta Pasar Ikan, Dir. Pemasaran dalam Negeri, Dirjen P2HP, Departemen Kelautan dan Perikanan

Rabu, 10 Juni 2009

Buaya Air Tawar

Penampilan Khusus

Buaya adalah hewan yang paling menarik dalam dunia reptil. Buaya memiliki ciri - ciri khusus seperti taring yang panjang, kulit tubuh yang sangat kuat, tubuh yang ramping dan ekor yang panjang. Dengan ciri - ciri ini membuat buaya sangat cocok untuk hidup di perairan alam sebagai pemangsa.







peran Buaya

Buaya berdarah dingin, memiliki suhu tubuh yang mirip dengan suhu udara, air, atau tanah di sekitarnya. Karena buaya merupakan reptil yang tidak mempunyai thermostat, mereka mencari habitat dengan air dan suhu udara hangat sepanjang tahun. Meskipun banyak diceritakan negatif, buaya memainkan peran penting dalam lingkungan rawa. Buaya membantu menjaga keseimbangan ekosistem air tawar dan ekosistem muara sungai (estuarine), dan buaya adalah predator utama dalam rantai makanan. Buaya memangsa hewan kecil lainnya seperti babi liar, guava (sejenis kadal besar), kura-kura, kakap putih, dan burung nazar.


sebagai predator, buaya memainkan peran penting dalam menjaga ekosistem tanah basah yang sehat dan bila habitat tanah basah sehat, maka perikanan dianggap sehat juga.



Buaya Air Tawar

Buaya air tawar (Crocodylus johnstoni / C. siamensis) memiliki moncong yang sempit dan cukup lurus dengan garis rahang bahkan ukuran gigi. panjang moncongnya satu setengah sampai satu tiga per empat kali lebarnya. Umumnya buaya air tawar memiliki 3 - 4 buah sisik belakang kepala. Perbedaan dengan buaya yang lainnya adalah sisik post occipital-nya yang berjumlah 2 - 4 buah.

Buaya jantan dapat tumbuh hingga 3 meter, namun hewan yang lebih besar dari 2,5 meter sudah langka. Buaya betina jarang, melampaui 2,5 meter. Mereka tidak makan seperti buaya jantan, pakan utama buaya betina adalah ikan, serangga, katak, kadal, kura-kura, kelelawar, burung dan mamalia kecil yang kadang diambil dari tepi sungai.


Buaya betina air tawar cenderung untuk makan hewan kecil dan bertelur pada awal musim penghujan.

Buaya air tawar berwarna hijau tua kecoklatan dan anakan berwarna lebih muda dengan bercak - bercak pada punggung dan ekor. Belang hitam pada ekor umumnya tidak utuh. Buaya ini hidup di pedalaman dengan air tawar, sungai atau rawa -rawa. Persebaran buaya air tawar di Indonesia meliputi Kalimantan Timur dan jawa.

sumber : warta pasar ikan, Direktorat pemasaran dalam negeri, Dirjen P2HP, DKP, Februari 2009

Cara Memasak Kepiting

Cara Memasak Kepiting

Kepiting memilki rasa lezat, tidak berlemak, dan meyehatkan. Inilah tips mendasar memasak kepiting:

1, Mendapatkan Kepiting: Pilihlah kepiting hidup, baik di pasar-pasar ikan tradisional, atau langsung dari nelayan. Kepiting sehat biasanya sangat aktif, pegang kedua kaki belakangnya agar tidak berjalan, kemudian angkat kepiting, dengan tangan pada bagian belakang pungung bagian bawah perut kemudian balikkan tubuhnya dan masukkan kedalam wadah. Di pasar umumnya kepiting yang dijual sudah diikat I kepiting
dengan tali rafia atau pelepah pisang,

2. Merebus: Stim atau rebus 7 menit /0,5 kg, Cutup tetapi jangan terlalu rapat agar ada lubang- udara. Jika di stim kandungan air pada rongga-rongga kepiting akan menurun, semenrara direbus akan lebih baik.
Jika anda menambahkan jumlah kepiting ke dalam wadah. pengukuran waktunya adalah ketika air sudah mendidih kembali. Lamanya waktu memasak berdasarkan rata-rata berat kepiting, bukannya jumlah total.

Bila perIu lamanya merebus sedikit dikurangi dari semestinya, sebab bila terlalu lama merebusnya kekenyalan daging tidak bisa diselamatkan lagi. Ketika anda sedang merebus kepiting tambahkan bumbu-bumbu kedalam air yang mulai mendidih. Tambahkan garam (atau gunakan air laut), daun salam, daun seledri, sepotong wortel, biji merica secukupnya, atau beri bumbu lain sesuai selera


3. Pencucian dan pendinginan:
Angkat kepiting, rendam dengan air dingin. Jika cangkang cukup dingin lakukan langkah berikutnya, bersihkan usus atau kotoran perut yang mungkin keluar selama dimasak.

4. Membuang apron: putar apron nya gunakan jempo
tangan untuk memecah cangkang punggung. Apron kepiting
bertina lebih lebar dan bentuknya lebih oval. Di negara-negara
maju, kepiting betina harus dikembalikan ke alam untuk menjaga populasi


5. Membuang karapas: Rogoh dengan jempol anda pada lubano, kiri tempat apron yang sudah terbuka. Angkat dengan lembut dan kuat, karapas akan robek dari badannya, maka akan terbawa bersamanya usus yang masih menempel. pastikan karapas benar-benar lepas.

6, Melepas insang: Angkat dan buang bagian yang berupa spons dan insang bagian yang tidak dimakan dari bagian bagian badannya yang lain.

7. Membuang rahang bawah: rahang bawah adalah bagian dari mulut pada bagian depan kepiting, pecahkan semua bagian ini dan buan9,

8. Cuci bersih: Cuci bersih pada seluruh badan kepiting hingga yang ada tinggal cangkang yang bersih dan daging.

9. Belah kepiting: balikkan badan kepiting, pegang kedua sisinya letakkan jempol anda dekat garis tengah punggung tempat karapas, tekan ke atas dengan kedua jempol dan tarik kebawah dengan jari lainnya: kepiting dengan mudah dan rapih pecan pada sepanjang garis tengahnya (tempat apron berada) Tarik pada bagian itu dan pisahkan


10. Penyajian: Belahan kepiting menarik untuk disajikan.
Sajikan dengan irisan lemon, gunakan alat pemecah yang ada (pisau besar, papan kayo, bate pemukul). Tarik dan keluarkan gumpalan atau potongan daging kepiting dari cangkang, kernudian pecahkan bagian kaki dan tapir. Anda
dapat mengeluarkan dagingnya dengan menggunakan alat, atau kalau tidak mau repot langsung, saja dihisap. Tidak ada yang benar-benar sulit dalam makan kepiting, rnaka jangan enggan untuk mencoba.

11. Ekstra: Memanfaatkan bagian-bagian kaki dan badan kepiting untuk diambil dagingnya anda dapat menggunakan garpu dan pencungkil khusus. Jika kepiting anda benar-bcnar segar tidak harus dinikmati dengan saus, langsung dimakan begitu saja atau dengan lemon segar lebih terasa nikmat. Mher

Sumber; instructables.com

Selasa, 09 Juni 2009

Rajungan terus berjuang

Rajungan Terus Berjuang

selama dekade lalu, pengembangan produk baru dan solusi manajemen
logistik kepiting termasuk rajungan telah sukses dan menjadikan komoditas ini sebagai produk bernilai tinggi.

Adanya tayangan di televisi tentang perjuangan penangkapan kepiting salju telah mendongkrak popularitas serta permintaan pasar terhadap kepiting beserta keluarga besarnya.
Oleh para pengemar pasar seafood, kepiting termasuk rajungan dinobatkan sebagai pilihan shellfish abad ini

karena melonjaknya popularitas yang mengakibatkan naiknya permintaan di berbagai tempat. Rendahnya kandungan karbohidrat dan lemak, rasa dagingnya Yang lembut dan dapat digunakan dalam berbagai macam produk telah menjadikan kepiting dan rajungan banyak dicari.
Bagi masyarakat China, lezatnya kepiting ibarat makanan para dewa dan di restoran serta warung tenda sari laut di Indonesia,

kepiting, juga telah. menjadi magnet pengunjung. Meski secara. global pasarnya masih relatif kecil, tetapi terus meningkat pesat seiring dengan keberhasilan budidayanya. Di Indonesia, kepiting dan rajungan merupakan kontributor terbesar ketiga untuk devisa dari sektor perikanan.

Pasar AS, Rajungan Lebih Populer
Di Amerika Serikat (AS), salah satu pasar terbesar produk perikanan, konsumsi kepiting dan rajungan per kapita terus naik dalam sepuluh tahun terakhir. Jika di tahun 2005 baru sekitar 0,289 kg, tahun 2006 sebesar 0,299 kg, serta tahun 2007 telah menjadi 0,306 kg.

Gambaran ini menarik karena tahun 2007 lalu, tingkat konsumsi seafood AS
secara keseluruhan turun sebesar 1% tetapi justru kepiting termasuk rajungan konsumsinya naik. Kepiting dan rajungan merupakan jenis shellfish yang terbanyak dikonsumsi kedua setelah udang.


Daging rajungan jenis blue swimming crab tetap merupakan pemegang pangsa pasar terbesar (41 %), sedangkan jenis kepiting salju hanya 26 % dan jenis Dungeness hanya 7 %. Menurut Handy, perusahaan pengolahan kepiting tertua di AS yang didirikan rahun 1903, pasar kepiting tumbuh sekitar 15 % / tahun dan untuk rajungan diperkirakan akan menjadi dua kali lipat dalam lima tahun mendatang. Handy selain mempunyai pengolahan di AS, juga mempunyai pabrik pengolahan di berbagai negara di Asia seperti Thailand, Indonesia, India, Malaysia dan China.

Phillips Food, perusahaan pengolahan rajungan terkemuka di dunia mempunyai rata-rata tingkat produksi tahunan sekitar 7.275,5 ton, dan hampir semuanya (99%) berasal dari Asia. Setelah sekian lama berkonsentrasi kepada rajungan, kini Philllips juga mengolah kepiting Dungeness dan king crab.

melonjaknya permintaan rajungan dan kepiting tak lepas dari kesuksesan metoda pengolahan dengan pasteurisasi yang memungkinkan daging kepiting menjadi tersedia sepanjang rahun dan harganya lebih terjangkau. Selain itu, adanya acara penangkapan kepiting dan rajungan, Deadliest Catch, di Discovery Channel telah menjadikan komoditas ini menjadi lebih dikenal masyarakat dunia.

Penangkap kepiting salju di Alaska, selain menjualnya ke Jepang kini juga menjual ke pasar domestik di AS. Selama Januari — Agustus 2008, AS telah mengimpor kepiting soka sebesar 1.312 ton, olahan bernilai tambah sebesar 1.684 ton dan daging kepiting yang telah dipasteurisasi sebesar 19.468 ton.

Pasar Inggris
Seafish, otoritas industri seafood di
Inggris memperkirakan bahwa dalam 12
bulan hingga April 2008 lalu, konsumen
Inggris telah membeli 907,2 ton daging
kepiting dan rajungan senilai US$ 29,5 juta, sebuah angka yang fantastis karena melonjak sebesar 54 % dari segi volume dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.


Beberapa supermarket peritel pangan raksasa seperti Tesco, Asda, Waitrose dan Mark & Spencer (M&S) mencatat lonjakan permintaan terhadap kepiting sepanjang tahun ini. Supermarket Waitrose misalnya, tahun ini menambah displaynya dengan aneka pilihan kepiting hidup, atau olahan Begat, beku dan dalam kaleng, sedangkan M & S kini menjual 16 jenis produk berbahan bakukepiting.


Saat ini kepiting telah masuk dalam benak konsumen baik yang masih "old fashion"yang dengan konsisten membeli kepiting hidup untuk dimasak sendiri ataupun konsumen dengan gaga yang lebih trendy yang membeli dagingnya saja untuk kemudian diolah menjadi ingredient di dalam aneka masakan. Pangan modern juga kini banyak menggunakan daging kepiting sebagai bahan sup, salad, atau sandwich. Selain itu beberapa perusahaan pengolah kepiting juga telah menghasilkan crabcakes.


Seorang Manajer Penjualan supermarket di Inggris menjelaskan jika pihaknya lebih senang menjual produk yang telah dimengerti oech para konsumen karena mereka kemudian lebih ingin mencobanya. Pure kepiting /rajungan misalnya, adalah produk paling laris karena mudah diaplikasikan pada berbagai pengolahan makanan.


Jenis-jenis Kepiting dan Produk olahan Populer
Kingerab, Opilio, Stone crab adalah kepiting salju dan tcrdapac 2 jenis yaitu Paralithodes camtschaticus (merah) dan Ramlithodesplat)pus (biru). Konon jenis tersebut merupakan yang terenak dan bergengsi sehingga harga samannya paling mahal. Di Jepang dan Hong Kong, kepiting jenis ini Tarim digunakan sebagai kado istimewa. Kepiting salju merah merupakan mayoritas (90 %) dari jenis yang dipanen di sekitar kutub utara.


Jenis populer lainnya adalah kepiting biru, beautiful savory swimmer alias Callinectes sapidus, yang namanya berasal dari bahasa Yunani dengan arti perenang cantik yang mengundang selera. di AS, kepiting jenis ini mayoritas digunakan sebagai bahan kepiting soka, atau cangkang lunak yang banyak sekali penggemarnya. Selain itu, jenis kepiting biru juga banyak digunakan sebagai bahan produk bernilai tambah.


Portunus pelagicus, juga dikenal sebagai flower crab, blue swimmer, blue manna crab atau sand crab alias rajungan, paling banyak digunakan sebagai bahan olahan di Asia. Istilahflower crab lebih banyak digunakan di Asia timur, sedangkan istilah sand crab digunakan di Australia.
Di Asia termasuk Indonesia, kepiting bakau atau Scylla sonata merupakan jenis yang paling banyak diperdagangkan. Kepiting ini diperjual belikan dalam bentuk hidup, atau dagingnya saja atau dalam bentuk kepiting soka -alias cangkang lunak.

Dungeness crab atau Cancer magister adalah kepiting yang bentukniya dijadikan simbol horoskop. Banyak ditangkap di daerah pantai barat Amerika Serikat, jenis kepiting ini mempunyai saudara yaitu Jonah crab dan Cancer borealis yang ditemui di wilayah Canada. Jenis ini banyak diperdagangkan di Amerika Utara dalam bentuk hidup atau olahan dan tidak pernah dalam bentuk cangkang lunak.

sumber : warta pasar ikan, Departemen Kelautan dan Perikanan 2008

minyak ikan mencegah kanker kulit

Minyak ikan adalah salah satu zat gizi yang kaya manfaat karena mengandung sekitar 25% asam lemak jenuh dan 75% asam lemak tidak jenuh. Asam lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acid/ PUFA) didalamnya akan membantu proses tumbuh-kembang otak, serta perkembangan indra penglihatan dan sistem kekebalan tubuh bayi dan balita. Minyak ikan juga tergolong sebagai sumber lemak yang rendah kolesterol, sehingga para ahli gizi dan kesehatan sepakat bahwa minyak ikan aman untuk dikonsumsi oleh bayi, balita, orang dewasa serta ibu hamil.

Ada 2 jenis PUFA yang sangat terkenal, yakni DHA dan EPA, dimana gabungan konfigurasi atom karbon keduanya dikenal sebagai omega-3. Jenis ikan laut yang "kaya"kandungan omega-3 antara lain salmon, tuna (khususnya tuna sirip biru, tuna sirip kuning, dan albacore ), sardin, herring, makerel dan kerang-kerangan. Para peneliti di Inggris telah menemukan fakta menarik bahwa minyak ikan dapat mencegah kanker kulit. Para peneliti melakukan riser di RS Hope, Manchester Inggris terhadap 42 kelompok orang sehat dengan diberikan suplemen minyak ikan sebanyak 3 kali dalam seminggu.

Kelompok lain diberikan minyak zaitun dengan perbandingan porsi dan waktu yang sama. Hasilnya dalam kurun waktu 3 bulan tingkat kekebalan terhadap penyakit kanker meningkat 33 %, dan bagi kelompok yang menderita alergi terhadap sinar matahari meningkat pesat kekebalannya setelah 6 bulan. Riset ini juga mensyaratkan untuk mengurangi kebiasaan berjemur di pantai selama satu bulan. Sementara itu, hasil berbeda didapatkan pada kelompok yang diberikan minyak zaitun, mereka tidak mengalami perubahan yang signifikan dengan rentang waktu yang sama.


Di Inggris tingkat penderita kanker kulit meningkat 2 kali lipat setiap dekade sejak tahun 1940, jumlah penderitanya saat ini berkisar 100.000 kasus dengan tingkat kematian 2000 orang pertahun. Kenaikan kasus ini disebabkan oleh banyaknya turis dari Inggris yang berlibur ke luar
negeri dan mereka berjermur berlebihan.

Penyebab utama kanker kulit adalah terbakarnya kulit akibat sinar matahri, sehingga menyebabkan kerusakan DNA. Oleh karena itu intensitas terkena terik sinar matahari dan penggunaan alat pelindung harus diperhatikan.


Kegiatan di luar rumah tanpa disadari juga menjadi potensi penyebab penyakit kanker seperti saat berjemur di pantai, berjalan-jalan dan berbelanja di tempat terbuka atau mungkin berkebun. Hal lain yang tanpa disadari, misalnya saat berada pada ruangan berpendingin yang menggigit kulit kemudian terkena terik panas sinar matahari dengan tiba-tiba tanpa menggunakan alat pelindung terhadap sinar matahari.


Beberapa orang berpendapat bahwa menggunakan atat perlindungan sinar matahari diperlukan ketika hanya akan berjemur saja dan ternyata pendapat ini tidak sepenuhnya benar karena ternyata kita membutuhkannya setiap kita akan keluar rumah agar terlindung dari sinar matahari.

Para peneliti mengungkapkan bahwa pencegahan kanker kulit diawali dengan perubahan pola makan dan pengurangan intensitas terkena sinar matahari baik
yang ringan maupun ketika sangat terik.

Kemudian pola makan diharuskan terdapat unsur omega 3 yang terdapat di ikan seperti salmon, makarel, sarden dan lain-lain. Kandungan omega 3 terbukti dapat menolong anak-anak dalam menjaga kerusakan hati, demensia, dan menjaga kerusakan kulit akibat kerusakan DNA yang menyebabkan kanker kulit.

Salah seorang anggota kelompok mengemukakan kisahnya ketika pernah menderita kanker akibat sinar matahari, yang ditandai dengan kulit berbisul dan rasanya gatal pada sekujur tubuhnya. Kemudian ia mengatur pola makannya dengan mengkonsumsi makanan serba ikan.

Menu sandwichnva dikombinasi
dengan salmon, atau tuna, makarel, sarden kaleng atau ikan bakar. la juga mengatur jadwal kepergiannya, dan tidak keluar ketika awal musim panas dan dibatasi hanya pergi ketika senja tiba, sehingga saat ini ia merasa lebih baik, kulitnya tidak melepuh dan terasa panas. Penelitian ini mengejutkan anggota tersebut
bahwa kesehatannya yang lebih baik ini diakibatkan oleh karena mengkonsumsi ikan lebih banyak belakangan ini dibandingkan ketika masih muda dulu. dibandingkan
ia berasumsi bahwa kasus itu terjadi karena tipisnya lapisan kulit ketika masih muda dan semakin menebal ketika bertambah tua. Ia sangat senang bahwa pola makan sehat menolongnya untuk mencegah kanker kulit.

Takaran mengonsumsi minyak ikan

Manfaat minyak ikan sangat besar dan baik bagi kesehatan, namun takaran konsumsinya harus diperhatikan.

Konsumsi minyak ikan pada bayi dan balita per harinya didasarkan pada berat badan. Misalnva saja, bila berat badan anak anda 10 kg, cukup mengkonsumsi minyak ikan sebanyak satu sendok teh setiap harinya. Jika berat badannya lebih dari 10 kg, gunakan alat takar berupa sendok makan, karena jumlah kebutuhannya juga akan meningkat. Untuk dewasa biasanya menyesuaikan dengan takaran yang sudah tercantum dalam kemasan produk.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah proses penyimpanan. Proses
oksidasi lemak yang terkandung dalam minyak ikan dapat terjadi akibat terkena oksigen dalam jangka lama dan pemanasan sehingga merusak kualitas minyak ikan dan mengubah aromanya menjadi tengik. Sebaiknya simpan minyak ikan di dalam wadah yang tertutup rapat dan letakkan di tempat yang sejuk. ■him

Sumber: www.find-a-seafood-recipe.com dan sumber lainnya

Senin, 08 Juni 2009

kepiting kenari (Birgus latro)



(Pete Oxford/ naturepl.com)



kepiting kenari (Birgus latro)
kepiting ini merupakan satu-satunya spesies dari genus Birgus dan famili Coenobitidae. silsilah ke atas menunjukan
bahwa binatang satu ini masih sekerabat dengan kepiting. Untuk beberapa daerah kepiting ini disebut sebagai ketam kenari dan disebut
juga kepiting kelapa karena hidupnya disekitar pohon kelapa

kepiting/ketam kenari/kepiting kelapa masih ada pihak yang lebih yakin bahwa hewan tersebut sebagai umang-umang dan merupakan
anthropoda darat terbesar di dunia
melihat dari cara hidupnya kepiting kenari termasuk kedalam terrestrial hermit crab, artinya bukan 100% kepiting
karena ketika masih kecil dan belum mampu mengeraskan bagiandari badannya untuk melindungi bagian perut binatang ini memanfaatkan
cangkang binatang lain yang sudah mati.

kepiting kenari termasuk binatang atraktif karena dapat mengangkat benda hingga 29 kg, dan memanjat pohon kelapa hingga 6 meter
kepitingkenari terberat pernah ditemukian yaitu sebesar 4 kg panjang 40 cm dan bentangan kaki mencapai 2 meter.
(dari berbagai sumber)

Sabtu, 06 Juni 2009

BUDIDAYA PERIKANAN

Home

Selamat Datang di blog kami


situs ini berisikan informasi mengenai dunia Ikan, yang didalamnya berisi tentang bagaimana berbudidaya ikan, baik itu budidaya ikan air tawar, laut dan payau, selain itu situs ini juga berisi informasi perikanan lainnya yang bermanfaat bagi anda terutama kalangan pembudidaya ikan, mahasiswa, pengusaha dan lain-lain


Ikan Hias



Cupang adu

Cupang adu (Betta splendens) yang terkenal dengan nama dagang Siammese Fighting Fish berasal dari Sumatera, Jawa, Thailand, Singapura, dan Malaysia. Ikan ini bersifat karnivora dan sangat agresif, terutama jantan, sehingga sering dijadikan ikan aduan. Satu sama lainnya akan saling menyerang bila dicampurkan.



Ikan Laut

Ikan Air Tawar

Penyakit Ikan


Kerapu Batik

Sebagaimana halnya dengan jenis kerapu lainnya, kerapu batik merupakan jenis ikan karang bernilai ekonomis tinggi. Banyak terdapat di daerah perairan kepulauan, khususnya di wilayah perairan atol. Karena harganya yang tinggi, minat untuk membudidayakannya pun sangat besar

BINTIK PUTIH

WHITE SPOT
Ichthyophthirius multifiliis, SP

Deskripsi Umum:
Bentuk bulat dan bercilia (alat gerak)
Menginfeksi permukaan tubuh (antara epidemis dan dermis) serta insang

Ciri khas: macronucleus yang berbentuk tapal kuda

Tanda Penyakit: Bintik putih (white spot)
Kulit teriritasi, ikan melompat-lompat ke permukaan
Terutama pada jenis ikan tidak bersisik